BANDUNG JADI SAKSI BISU (Part 2)

#Aku&Khanzanah (disamarkan)
#CurahanHatiSeorangIstri
(Kisah Nyata)

#Februari
Khanzanah bilang padaku, ia telah menautkan pilihan hatinya pada seorang pria. Karena pernah gagal berumah tangga ia sangat berharap kelak jika menikah lagi, semoga ia dapat mengarungi bahtera rumah tangganya dengan baik. Ia banyak bercerita tentang ujian yang menerpanya, dimana orang tuanya hanya melihat dan menilai kehidupan dengan materi saja.

Aku salut padanya, dia wanita sabar lagi sholehah. Ia begitu kuat & tegar menghadapi segala cobaan hidupnya, dia banyak bercerita tentang keluarganya yang hanya memandang kekayaan tanpa pernah memperdulikan perasaannya. Kini buah hatinya berusia lima tahun, dan dia sudah memantapkan hati dengan istikharah dalam memilih pendamping hidupnya.

#Maret
Khanzanah selain cerita banyak padaku, dia juga memperkenalkan calon imamnya yang sebentar lagi akan menjadi pendamping hidupnya yang sah. Perkenalkan nama calonnya Fikry ilham (di samarkan), seorang pekerja keras dengan gaji pas-pasan. Tergolong sederhana dan hal ini yang membuat proses lamarannya selalu di tolak oleh keluarga pihak khanzanah. Tetapi karena doa dan usahanya akhirnya prosesi lamaran kali ini di terima dan pernikahan akan di langsungkan bulan depan.

Aku turut bahagia karena sebentar lagi khanzanah akan menikah dengan pria yang menurutku bisa menjadi imam yang baik buatnya, fikry pernah bilang padaku bahwa ia ingin menikahi khanzanah karena ibadahnya, ia tidak peduli status khanzanah yang single parent. Bahkan ia sangat menyayangi buah hati khanzanah seperti kasih sayang bapak kandung sendiri. 


#April
Hari ini khanzanah akan menikah lagi dengan seorang pria pilihan hatinya, pria yang setahun lebih dewasa darinya. Khanzanah akan menikahi seorang ikhwan yang baik akhlak dan agamanya.


Lima tahun setelah perceraian, khanzanah menikah lagi..


Setelah beberapa bulan menikah, khanzanah datang padaku di senja hari dengan raut wajah yang sedih, dia bilang orang tuanya tidak menyukai suaminya karena tidak kaya. katanya lagi orang tuanya menyesal telah merestui pernikahan mereka, dulu pernah khanzanah menangis di depanku dan bercerita kalau dia hampir saja menikah dengan seorang duda berusia 50 tahun dengan empat orang anak, seorang duda kaya pemimpin sebuah perusahaan, tapi doa dan usaha khanzanah menolak permohonan duda tersebut akhirnya terijabahi, jadilah dia sekarang menikah dengan pria yang sederhana.

Begitu banyak terpaan cobaan dalam hidupnya, tapi dia begitu sabar dalam menghadapi semuanya. Aku hanya bisa mendengarkanya tanpa bisa berkomentar atau menasehatinya, aku tidaklah patut memberikan wejangan padanya sedang dia sendiri sudah mampu melewati semua cobaan hidupnya, aku hanyalah manusia bodoh yang tidak tahu apa-apa selain menjadi teman yang baik baginya.

Tak hanya sekali dua kali khanzanah meneteskan air mata, tapi kerap kali dia menangis jika bercerita tentang perjalanan hidupnya. Istri mana yang tidak sedih jika suami dan orang tuanya tidak menyatu? itu adalah pilihan sulit yang tidak dapat di pilih salah satunya. Sering kali suami khanzanah di pandang rendah oleh keluarganya tapi suaminya tidak bergeming sama sekali, pernah suaminya di panggil dengan nama cungkring,gila dan sebutan yang tidak baik, tetapi khanzanah tetap tabah menghadapi semua perlakuan keluarganya.

Akhirnya khanzanah memilih untuk pergi dari rumah orang tuanya dan mengontrak sebuah rumah yang sederhana. Walaupun tanpa persetujuan keluarganya dia nekat demi kelangsungan rumah tangganya. Namun kembali pilihan berat menerpanya, dia harus berpisah dengan buah hatinya karena sang nenek tidak menginginkan cucunya hidup susah. Tidak ada yang bisa menghalangi bahkan membantah omongan ibunya. Jadilah khanzanah di abaikan dan sama sekali tidak di pedulikan lagi, jika ayah khanzanah menghubunginya harus secara diam-diam agar tidak ketahuan oleh istrinya. Hanya uwak yang menjadi sosok penguat khanzanah.

Keputusan khanzanah memang tepat, walaupun tidak di pedulikan oleh keluarga besarnya dia tetap sabar dan berusaha memikirkan solusi untuk kebaikan keluarganya. Betapa rindunya dia pada buah hatinya, namun ia hanya boleh berkunjung atau menjemput anaknya di hari libur sekolah.

Pernah khanzanah bercerita tentang mantan suaminya yang seorang polisi. Kala itu dia di telpon dan membahas tentang masa lalunya kembali hingga rahasia perceraiannya pun terbongkar. Mantan suaminya yang berwatak keras dan egois pun mengatakan kalau dia merasa terzalimi setelah perceraiannya, dialah korban sebenarnya. Satu persatu rahasia mulai terkuak tatkala khanzanah menceritakan tentang seorang perempuan lain yang menerornya, mantan suaminya pun menjelaskan yang sebenarnya hingga pada penjelasan duit pinjaman bank senilai delapan puluh juta. Jadi inti permasalahannya adalah adanya pihak ke tiga yang berusaha menghancurkan kehidupan rumah tangganya dan tidak setujunya sang ibu khanzanah pada mantan suaminya karena hidup miskin. Saat itu mantan suaminya menjelaskan semuanya setelah lima tahun perceraian dan barulah terungkap rahasia sebenarnya. Mantan suaminya berharap agar kejadian rumah tangganya dulu tidak terulang kembali dengan fikry, katanya pilihan mengontrak dan hidup berdua adalah keputusan yang tepat agar tidak adalagi korban selain dirinya. Mantan suaminya juga berpesan agar hal sekecil apapun itu tetap harus di bicarakan bersama pasangan, berusaha terbuka dan jujur satu sama lain agar lebih bijak lagi menghadapi cobaan rumah tangganya. Jangan sampai masa lalunya terulang kembali.

Sedikit saja jika waktu bisa di putar kembali, mungkin khanzanah akan kembali pada mantan suaminya, karena khanzanah bilang mantan suaminya sebenarnya masih sangat mencintainya dan belum membuka hatinya untuk wanita lain. Tetapi kehendakNya berkata lain, inilah takdir dan ketentuanNya. Segala sesuatu tidak untuk di sesalkan tetapi ada hikmahnya yang harus di petik agar dalam menghadapi situasi yang berat pun bisa di hadapi dengan bijaksana.

Aku hanya berharap yang baik buatnya, agar tetap sabar menanti dan tabah menghadapi semua cobaannya. Saling terbuka dan saling mencintai karenaNya. Kehidupan terus berputar, agar tak jatuh di lubang yang sama semoga khanzanah lebih menjadi pribadi yang bijak lagi dalam menghadapi masalah keluarganya. Aku berdoa agar kebaikan menyertainya begitupun untuk kehidupan rumah tangga saudara, sahabat dan temanku agar bisa samawa semuanya.Amin

~~~~ketika senja berlalu, terang pun berganti~~~~


2016;

Jalan hidup, kadang tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan. Terkadang kehendakNya di luar nalar kita, apa yang menurut kita baik belum tentu baik menurutNya. Dari kisah khanzanah kita akan belajar banyak hal tentang berproses dalam kehidupan yang penuh ujian. Aku pun berpikir mungkin inilah akhir kisah cinta khanzanah yang bahagia,tapi siapa sangka di pernikahan ke duanya pun mengalami kegagalan. 

Ada poin-poin yang bisa kita petik dari kisah khanzanah;

- Sejatinya pernikahan adalah "mendapatkan restu", tanpa restu berkah akan hilang.
- landasan pernikahan adalah "perasaan", sebelum melangkah kenalilah rasamu.
- Pentingnya peranan orang tua adalah "menjadi bijak dalam memahami perasaan anak, jadilah ikhlas ketika pilihan sudah tetap dan tepat", jangan menjadi duri dalam bahtera rumah tangga anak, mencampuri urusan rumah tangga anak ada batasannya.
- Pentingkah materi? Sangat, karena kita memiliki kebutuhan hidup, maka jadilah mapan dan bertanggung jawab atas pilihanmu.
- Khanzanah dan kita semua harus memiliki prinsip dan pendirian kuat, manusia sejatinya berproses, dalam proses inilah kita akan menjadi lebih dewasa, baik dalam bersikap maupun beradab.
 
Banyak sekali poin-poin yang dapat kita pelajari, terlebih ketika kita memiliki sudut pandang yg luas. Manusia jangan lelah berharap padaNya, karenaNya lah kita ada untuk bergantung pada sang pemilik kehidupan. Khanzanah mungkin akan gagal lagi tapi dalam hidup kita hanya perlu menajalaninya dengan penuh hikmat dan syukur, jangan jadikan prasangka kita menjadi buruk, karena di depan ada kejutan yang menanti kita. Entah itu kejutan akhir yang mendebarkan atau menyenangkan. Kita manusia sukanya tergesa gesa, padahal DIA sudah menyiapkan sesuatu yang indah untuk kita terima, kita hanya perlu menunggu kapan waktu terbaik kita.

Kisah aku dan khanzanah berakhir di sini, tapi kisah khanzanah dengan cerita yang lain akan slalu ada dalam perjalanan hidupnya. Kini dia pun memulai kembali lembaran barunya, memulai kembali dari awal, bangkit lagi untuk menjadi pribadi yang kuat.

Khanzanah..
Waktu kita hanya sampai di sini.
Biarlah juga cerita kita sampai di sini.
Selebihnya kita bingkai menjadi pertemuan dan perpisahan yang penuh warna.



Komentar

Postingan Populer