SAY NOT TO DRUGS
"MEMOAR seorang penyalahguna Narkoba"
( Renungan untukku ,untukmu dan untuk semua yang saat ini sedang diuji....)
Bismillahirrahmanirrahim...
Aku adalah seorang pemuda 23-an, sejak kecil hidup dengan keadaan berkecukupan dan boleh dikatakan serba wah' walaupun bukan dari golongan yg sangat kaya, kehidupanku di masa remaja selalu bergulat dengan pembelajaran agama.
Namun ada 2 hal yg menjadi ciri khas ku, mungkin bagiku unik karena sejak kecil aku suka menghirup bensin dan lem cap kambing. Itulah aku..
Waktu terus berjalan hingga aku memasuki usia SMA. Indeks prestasiku lumayan bagus , memang Allah Swt menganugerahkan kecerdasan intelektual yg cukup baik padaku, walaupun aku tidak berhasil mengembangkan kecerdasan emosional ku secara mapan, akhirnya menyalahgunakan narkoba.
Aku semakin bingung dan panik menghadapi kebiasaan buruk ku menghirup sesuatu yg membuatku fly, aku meraung kesakitan, kepalaku berdenyut dan tulang-tulangku terasa nyeri, aku hanya bisa merintih kesakitan. Jika penyakit yg kuderita itu kambuh, aku hanya bisa diam dikamar karena aku org yg tempramental.
Di usiaku yg memasuki dua puluh empat tahun, aku menghadapi sebuah permasalahan yg sangat pelik. aku berhadapan dgn problem yg sangat memancing emosiku, akupun jatuh sakit tp tdk secara fisik melainkan secara mental (psikosis).
Fragmen 1 :
Aku terus berlari sekuat tenaga
Namun aku lelah sekujur tubuh tak kuasa berlari lagi.
Aku terpaku dan terdiam menahan kulai kaki nelangsa
Aku terus berlari dikegelapan malam
Aku melihat kebelakang, lutut ku gemetar, keringatku mengucur deras dari kening keseluruh tubuhku, aku takut setengah mati..
Makhluk hitam yg besar terus mengejar ku.
Aku langsung memohon pertolongan
Bersujud kepada sang pencipta,karena aku tak mampu melawan..
Basmalah dan shalawat terucap dari bibirku
Lalu, aku pun terbangun, jantungku semakin berdebar kencang dan berbisik aku telah mimpi buruk dengan teguran untuk menjadi lebih baik.
Mimpi itu sering terulang ,hingga aku mulai menemukan titik cahaya kesadaran, bahwa aku haruslah lebih baik melawan derita penyakitku, saat ini aku menjalani terapi farmakologis.
Inilah akibat bagi seorang penyalahguna narkoba".
Malam itu aku tertidur karena lelah, dalam tidurku aku bermimpi namun bukan mimpi yg sering terulang.
Fragmen 2 :
Disaat hujan psikosis menderaku
Aku kembali membuka lembaran baru,aku bertanya dalam hati
Apakah aku layak mendapat kemurahan Allah ??
Kepadaku yg banyak bertanya
Dalam hati di Qalbu
Aku tersenyum manis
Inilah saatnya untuk bangkit
Allahu Akbar,,
Sejak saat itu kesadaran mental dan psikologis ku berangsur pulih, aku belajar untuk menjadi individu yg lebih sabar
rupanya tidak sulit mencari obat penyakit yg kuderita karena Allah slalu berkehendak baik pada hambanya. Karena ialah Ar-Rahman & Ar-Rahim.
Yang Maha pengampun
Teringat sabda rasulullah :
"Sesungguhnya dua mataku terpejam,namun hatiku tidak tidur " (HR.al-Tarmudzi dr aisyah).
Aku sudah menjalani terapi selama 4 tahun,gejala positif dr psikosis sudah tak ada lagi dan tahun depan aku berniat untuk mempersunting seorang wanita yang cantik hati dan rupanya,
dialah wanita yang setia menyemangatiku.
NB:
"say not to drugs"
Salam Hangat,
Always be proud of Allah swt..
( Renungan untukku ,untukmu dan untuk semua yang saat ini sedang diuji....)
Bismillahirrahmanirrahim...
Aku adalah seorang pemuda 23-an, sejak kecil hidup dengan keadaan berkecukupan dan boleh dikatakan serba wah' walaupun bukan dari golongan yg sangat kaya, kehidupanku di masa remaja selalu bergulat dengan pembelajaran agama.
Namun ada 2 hal yg menjadi ciri khas ku, mungkin bagiku unik karena sejak kecil aku suka menghirup bensin dan lem cap kambing. Itulah aku..
Waktu terus berjalan hingga aku memasuki usia SMA. Indeks prestasiku lumayan bagus , memang Allah Swt menganugerahkan kecerdasan intelektual yg cukup baik padaku, walaupun aku tidak berhasil mengembangkan kecerdasan emosional ku secara mapan, akhirnya menyalahgunakan narkoba.
Aku semakin bingung dan panik menghadapi kebiasaan buruk ku menghirup sesuatu yg membuatku fly, aku meraung kesakitan, kepalaku berdenyut dan tulang-tulangku terasa nyeri, aku hanya bisa merintih kesakitan. Jika penyakit yg kuderita itu kambuh, aku hanya bisa diam dikamar karena aku org yg tempramental.
Di usiaku yg memasuki dua puluh empat tahun, aku menghadapi sebuah permasalahan yg sangat pelik. aku berhadapan dgn problem yg sangat memancing emosiku, akupun jatuh sakit tp tdk secara fisik melainkan secara mental (psikosis).
Fragmen 1 :
Aku terus berlari sekuat tenaga
Namun aku lelah sekujur tubuh tak kuasa berlari lagi.
Aku terpaku dan terdiam menahan kulai kaki nelangsa
Aku terus berlari dikegelapan malam
Aku melihat kebelakang, lutut ku gemetar, keringatku mengucur deras dari kening keseluruh tubuhku, aku takut setengah mati..
Makhluk hitam yg besar terus mengejar ku.
Aku langsung memohon pertolongan
Bersujud kepada sang pencipta,karena aku tak mampu melawan..
Basmalah dan shalawat terucap dari bibirku
Lalu, aku pun terbangun, jantungku semakin berdebar kencang dan berbisik aku telah mimpi buruk dengan teguran untuk menjadi lebih baik.
Mimpi itu sering terulang ,hingga aku mulai menemukan titik cahaya kesadaran, bahwa aku haruslah lebih baik melawan derita penyakitku, saat ini aku menjalani terapi farmakologis.
Inilah akibat bagi seorang penyalahguna narkoba".
Malam itu aku tertidur karena lelah, dalam tidurku aku bermimpi namun bukan mimpi yg sering terulang.
Fragmen 2 :
Disaat hujan psikosis menderaku
Aku kembali membuka lembaran baru,aku bertanya dalam hati
Apakah aku layak mendapat kemurahan Allah ??
Kepadaku yg banyak bertanya
Dalam hati di Qalbu
Aku tersenyum manis
Inilah saatnya untuk bangkit
Allahu Akbar,,
Sejak saat itu kesadaran mental dan psikologis ku berangsur pulih, aku belajar untuk menjadi individu yg lebih sabar
rupanya tidak sulit mencari obat penyakit yg kuderita karena Allah slalu berkehendak baik pada hambanya. Karena ialah Ar-Rahman & Ar-Rahim.
Yang Maha pengampun
Teringat sabda rasulullah :
"Sesungguhnya dua mataku terpejam,namun hatiku tidak tidur " (HR.al-Tarmudzi dr aisyah).
Aku sudah menjalani terapi selama 4 tahun,gejala positif dr psikosis sudah tak ada lagi dan tahun depan aku berniat untuk mempersunting seorang wanita yang cantik hati dan rupanya,
dialah wanita yang setia menyemangatiku.
NB:
"say not to drugs"
Salam Hangat,
Always be proud of Allah swt..

Komentar