I Love You

Kadang kutersentak menyadari, begitu banyak terlontar kata " I Love You" tapi aku ingin tanya, saat kata itu terucap apakah dari hatimu yang berbicara atau otakmu? jika hatimu berbicara sepenuhnya biarkan seluruh dunia merasakan cinta itu. Tapi kalau kamu masih merasa perlu berpikir-pikir sebelum mengucapkannya lebih baik jangan ucapkan, tapi cintailah dalam diammu. Dalam keheningan hatimu dan saat kamu mengekspresikan cintamu dengan cara-cara tertentu yang lebih bijak, pada orang tertentu pula maka kamu akan merasakannya.

Apa kamu pernah mendengar tiga jenis ekspresi cinta?
-Iya,  aku katakan padamu ketiga jenis cinta ini sebagai cinta;
"eros"
"phi-leo"
"agape".
Ketiga jenis cinta ini secara sederhana dijabarkan sebagai cinta romantis, cinta persaudaraan/keluarga, dan cinta universal terhadap Tuhan dan sesama.

Cinta bisa diberikan secara merata pada setiap orang. Masalahnya bukanlah seberapa kuat atau seberapa banyak perasaan cinta itu, melainkan apa yang dirasakan dan bagaimana mengekspresikannya.

Lalu, apa arti iluv yu?
Dari berbagai defenisi dan pendapat para filsuf, para penyair cinta adalah satu kesatuan, dimana tak adalagi jarak dan jarak jadi tak terpikirkan. Cinta adalah kebutuhan mendesak yang dirasakan manusia untuk membuktikannya dan untuk menjalaninya.


Mungkin, kamu beranggap bahwa aku mencintaimu, aku adalah milikmu, aku kepunyaanmu atau aku memilikimu. Aku punya kewajiban terhadapmu dan kamu juga punya kewajiban terhadapku, tugasku membuatmu bahagia dan kamu juga mesti melakukan hal yang sama untukku.
Ini anggapanmu kan?
Tapi cinta tidaklah bersyarat.


"Manusia cenderung memberi kesan seolah olah mereka lebih mencintai si A daripada si B, padahal yang sesungguhnya ingin disampaikan jiwa mereka adalah mereka mencintai si A dengan cara berbeda dengan si B, mereka punya perasaan yang berbeda"

cinta tidak bisa diukur secara kuantitas.
Kamu tidak bisa mencintai satu orang "sedikit saja" dan mencintai orang lain "lebih banyak" masalahnya adalah  kamu mencintai atau tidak. Itu saja ! cinta tidak bisa ditakar jumlahnya.

Temanku bilang;
Apakah aku seharusnya mencintai semua gadis dikampung ini seperti halnya aku mencintai pacarku? pacarku pasti tidak senang kalau aku begitu.
(Kamu tanyakan ini padaku dan aku berusaha menjawabmu atas apa yang pernah aku baca, aku lihat, dan aku saksikan sendiri).

sebenarnya bukan "seharusnya" tapi kamu bisa mencintai semuanya, tapi aku tidak akan mengatakan caramu mencintai dengan perasaan yang sama,kalau disampaikan dengan cara yang sangat metafisik, berarti kamu bisa memiliki perasaan cinta yang berbeda terhadap orang orang yang berbeda, bahkan perasaan cinta yang berbeda pada orang orang yang sama pada saat saat yang berbeda. Bahwa " mencintai si A dan B dengan cara yang berbeda ~Getaran"-nya. Cinta adalah keputusan, pada siapa kau akan menjalaninya (kira kira seperti itu).

Jika cintamu pada pacarmu membuatmu berpikir bahwa kamu memilikinya dan dia memilikimu atau kamu memberi dan dia juga melakukan hal sama, maka aku mungkin bagian kecil dalam hal ini.
~Ibu jari dan kelingkingku berbeda, tapi mereka tidak terpisah mereka adalah bagian dari satu kesatuan yang sama~
karenanya, memilih untuk mencintai semua orang adalah bagian mencintai diri sendiri (jadi bagaimana mungkin aku tidak punya cinta, mungkin hatiku yang tidak disini).

Konsep cinta;
~Kesadaran
~Kejujuran
~Tanggung jawab

Seseorang mengatakan ini;
Mencintai seharusnya tidak menimbulkan kepedihan, tapi kepedihan itu hampir selalu timbul kalau kamu mencampuradukkan cinta dan kebutuhan.

Terimakasih..
telah berbagi cerita cintamu.

Kurasa aku memahami, bahwa cinta adalah keputusan bukan reaksi. Aku mencintaimu karena dirimu semata-mata.

Dalam sebuah kutipan;
~setiap kali aku punya pacar, dia membuatku keluar jalur, saat aku sudah jalan dengannya sepertinya aku jadi mengikuti arah yang diambilnya tapi aku jadi meninggalkan perjalananku sendiri, kenapa bisa begitu?
= > sebenarnya ini menyangkut perasaan takutmu, kamu takut pacarmu meninggalkanmu dan kamu tidak punya pilihan,susahnya setelah beberapa waktu, jadi sangat jelas bagimu bahwa kehidupan yang kamu jalani itu bukanlah jenis kehidupan yang kamu inginkan, perasaan itu lalu memengaruhi hubunganmu dan kalau kamu beruntung hubungan itu akan berakhir, kalau kamu tidak beruntung, kamu akan hidup dalam keputusasaan terpendam.

Tapi bahayanya ketika seseorang dimabuk cinta, ketika dia menakar cintanya, melihat pacarnya dengan penuh kecemburuan maka apa saja cara dapat dilakukannya, mungkin bisa saja dia merubah rasa sukanya menjadi tidak suka kepada teman pacarnya (semoga kita tetap terjaga dalam kesadaran)*

Hei, jangan letakkan cintamu bukan pada tempatnya, sudah kubilang bukan?


Dalam bukunya, peter  de vries mengatakan;
~kesulitan dalam perkawinan adalah bahwa kita jatuh cinta dengan kepribadian,padahal kita harus hidup dengan watak~
.



Komentar

Postingan Populer