Romantisme

*Tidak peduli berapa banyak orang di disekitarmu, kita butuh seseorang yang dapat berbagi dengan kita apa pun dan kapan pun, mungkin itu sebabnya orang menikah.

*Aku selalu berpikir bahwa di suatu tempat ada seseorang yang dilahirkan untukku.

*Untuk itu aku berpikir menunggunya datang memberi kepastian untuk berkomitmen. 

*Dalam penantian.

*Untuk pertama kalinya ada seseorang yang banyak mempengaruhiku dalam hidupku, saat itulah dia datang, merayu dan menghangatkan hatiku yang dingin.

*Pada hatiku, dia genggam dan tidak pernah sekalipun menyerah.

*Saat itulah aku mengerti pesannya.

"Kau tidak sendirian".

*Pernikahan adalah momok yang menakutkan dalam hidupku. Melihat banyak kondisi yang menjenuhkan bahkan membosankan setelah beberapa waktu berjalannya sebuah pernikahan itu. Tapi dia menghapus semua ketakutan dan keraguan yang telah aku jejalkan dalam diriku, dia menunjukkan padaku seperti apa hidup pernikahan dengannya nantinya.

*Dialah orangnya. Yang selalu membebaskanku, mempercayaiku dan membuatku menjadi diriku sendiri.

*Dia kembali untukku, untuk apa yang aku katakan dulu.

*Kali ini, aku bertanya-tanya apakah dia lahir dari harapanku?.

*Apakah dia benar-benar berusaha keras membuat hidupku lebih berarti?.

*Apakah dia berjuang keras mempertahankanku?.

*Apa yang aku harapkan dari pernikahan?

*Aku ingin kehidupan pernikahan romantis, satu satunya kelayakan yang dibutuhkan untuk pernikahan bahagia.

*Bahkan ketika kau menjawab cinta, bagiku romantisme lebih besar dari semuanya.

*Romantisme bukan sekedar bercinta yang dilakukan dalam waktu sekian menit di balik tirai.

*Romantisme menunjukkan cintamu dengan tindakan.

*Ketika semua orang mengaku sedang jatuh cinta, berapa banyak yang menunjukkan cinta mereka dengan tindakan?.

*Bagaimana tepatnya caramu menunjukkannya?

*Apakah dengan memaksa dia memberimu kehidupan mewah atau menuntutnya sesuai keinginanmu?

*Bahkan beberapa orang mengaku bahwa satu orang tidak dapat memuaskan mereka, jika satu orang saja tidak bisa memuaskan, maka tidak akan ada yang bisa.

*Pada akhirnya dua orang menikah untuk bahagia tapi mereka malahan sama sama menderita.

*Aku tidak ingin menjalani kehidupan seperti itu. Menjalani hidup tanpa kehidupan. Aku ingin kehidupan yang menarik, penuh romansa dan sekalipun itu liar .

*Aku ingin sangat dekat dengan pasanganku, Menyatu menjadi satu.

*Untuk memastikan pernikahan tetap muda dan menarik, kita harus menjaga tubuh dan kesehatan.

*Karena tubuh bukan hanya milik sendiri, tetapi juga milik pasangan.

*Romantisme yang hebat itu penting, pikiran itu sangat romantis. Hanya ingin ada di sampingnya, bercumbu berpeluk-peluk, menjadi satu dalam dua tubuh.

*Akhirnya berbincang tanpa akhir.

*Dan itu meningkatkan keinginanku untuk hidup.

*Hidup untuk menghadapi masalah-masalah,melewati berbagai ujian pernikahan dan mensyukurinya.

****

Komentar

Postingan Populer